Selamat Datang di Situs ISBDS Cipta Sejati Cabang Sumenep - Sekretariat : Jln. Pelabuhan Gersik Putih Barat HP : 085 232 435 621 - 087 850 111 728"

Cari Blog Ini

Keluarga Besar ISBDS CIPTA SEJATI Cabang Sumenep Insya Allah akan mengadakan acara Pembukaan Pusat Daya (PPD) & Kenaikan Tingkat, Kamis & Jum'at 24 & 25 Maret 2016 "

Jumat, 16 September 2011

BUKTI ILMIAH BEKAM (HIJAMAH)


Berikut ini beberapa hasil laboratorium yang saya kutip dari buku karya ilmuwan Arab yang tersohor, Muhammad Amin Syaikhu, yang berjudul Ad-Dawa’u ‘l-’Ajib (Obat Ajaib). Dimana laporan ini dibuat oleh dokter-dokter spesialis terkenal dalam berbagai bidang kedokteran, yang kemudian dihimpun dan diteliti kembali secara medis oleh penulis dan seorang intelektual, ‘Abdul Qodir Yahya, yang terkenal dengan julukan Ad-Dironi.

Laporan Umum Penelitian tentang Pengobatan dengan Metode Bekam Tahun 2001 M, Dibawah konsultan dr. Muhammad Nabil Syarif (Mantan Dekan Fakultas Farmasi)

Penelitian dilakukan oleh Tim Laboratorium yang terdiri dari beberapa ahli :

• dr. Muhammad Nabil Syarif (Dekan Fakultas Farmasi)
• dr. Ahmad Samir Fauri (Ahli Patologi Klinik dan Laboratorium dari Prancis dan Ketua Ikatan Apoteker Syiria)
• dr. Fayiz Hakim (Ahli Patologi Anatomi dan Patologi Klinis, Amerika)
• dr. Muhammad Mahjub Geraudy (Ketua Jurusan Laboratorium Kedokteran Universitas Damaskus)
• dr. Muhammad Fuad Jabashini (Ahli Patologi Klinis dan Laboratorium Prancis)
• dr. Sa’d Yaqub (Ahli Farmasi Rumah Sakit dan Ketua Organisasi Pengiriman Obat D.D.S dari Prancis)

Juga tim kedokteran yang terdiri dari beberapa personal sebagai berikut :

• dr. Ahmad Tikriti (Dosen Ahli Bedah Jantung, Universitas Damaskus)
• dr. Abdul Malik Syalani (Dosen Penyakit Saraf, Universitas Damaskus)
• dr. Muhyidin Sa’udi (Dosen Pengobatan Kanker dan Tumor, Universitas Damaskus)
• dr. Abdul Ghoni ‘Arofah (Ketua Komite Anti TBC dan Penyakit Seksual Syiria)
• dr. Akrom Hajar (Dosen Penyakit THT serta Bedah Kepala dan Leher, Universitas Damaskus)
• dr. Marwan Zahro (Kepala Jurusan Bedah Saraf, Rumah Sakit Tasyrin)
• dr. Abdul Lathif Yasin (Dosen Tamu Fakultas Kebidanan London)
• dr. Haitsam Habal (Dosen Penyakit dan Bedah Mata Universitas Damaskus)
• dr. Ahmad Afif Faur (Kepala Bagian Tumor Rumah Sakit Ibnu Rusyd)
• dr. Amin Sulaiman (Dosen Hematologi Universitas Damaskus)
• dr. Abdulloh Makki Al-Katani (Konsultan Bedah Umum dari Jerman)
• dr. Tholal Habusy (Dosen Bedah Mata Universitas Al-Ba’ts)
• dr. Ahmad Ghiyats Jabqoji (Dosen Penyakit Saraf Universitas Istambul)

Penelitian ini dilakukan berdasarkan metodologi ilmiah yang disimpulkan oleh intelektual besar Arab, Muhammad Amin Syaikhu, dari hadits-hadist Nabi yang mulia, yang dilakukan dengan kriteria : (1). Pagi hari sebelum seseorang mengkonsumsi makanan apapun. (2).Di musim semi dan selama bulan april dan Mei (3). Pada paruh kedua bulan Qomariah (3). Usia di atas 20 tahun untuk pria dan setelah menopause untuk wanita.

Penelitian dilakukan terhadap 300 kasus, dengan hasil penelitian sebagai berikut :

• Kasus tekanan darah tinggi (hipertensi),
tekanan darah turun hingga mencapai batas normal.

• Dalam kasus tekanan darah rendah (hipotensi), tekanan darah naik hingga mencapai batas normal

• Garis Irama jantung pada EKG menunjukkan perbaikan besar dan kembali kepada konsisi normal dalam irama yang teratur.

• Penurunan kecepatan aliran darah hinga batas normal


• Jumlah sel darah merah (eritrosit)
menjadi normal

• Dalam kasus polisitemia
(Kelainan dimana kadar Hb darah diatas normal, misal 17,5 g/100 ml) Kadar Hb (Hemoglobin) turun sampai pada batas normal (12-14 g/100 ml – penerj)

• Dalam kasus penurunan kadar hemoglobin (Anemia), Kadar Hemoglobin naik sampai normal yang ditandai dengan aktivitas tubuh dan perkembangan kemampuannya dalam memproduksi sel darah merah secara normal, selanjutnya meningkatkan aktivitas dan efektivitas transfer oksigen melaluinya.

• Jumlah sel darah putih (lekosit) meningkat dalam 60% kasus dan masih dalam batas normal.

• Jumlah sel darah putih pada penyakit paru-paru meningkat 71,4% pada beberapa kasus. Ini menunjukkan kesembuhan yang cepat bagi para pengidap rheumatism dan infeksi kronis setelah adanya pembekaman.

• Jumlah polimorfonuklear (PMN) meningkat dalam batas normal dalam 100% kasus penyakit paru-paru.
• Jumlah polimorfonuklear (PMN) menurun hingga batas normal.

• Jumlah enzim hati turun pada gangguan liver dalam 76,9% kasus dan hal itu masih dalam batas wajar.

• Jumlah seruloplasmin naik dalam 50,6% kasus.
Ket : Seruloplasmin adalah protein pengangkut tembaga. Salahsatu sebab disfungsi hati yang jarang adalah penyakit Wilson atau degenerasi hepatolentikular, yakni penyakit genetik yang ditandai oleh penimbunan tembaga di hati, mata dan organ lain.

• Jumlah seruloplasmin naik hingga batas normal dalam 100% kasus kekurangan dari batas normal.
• Jumlah seruloplasmin turun hingga batas normal dalam 10% kasus kelebihan dan dari batas normal.

• Kadar gula darah pada 83,75% kasus turun, sedangkan sisanya tetap pada batas wajar.
• Kadar gula darah turun pada para pengidap kencing manis dalam 92,5% kasus.

• Jumlah sel darah merah (eritrosit) maupun sel darah putih dalam darah turun dalam 66,66% kasus sedangkan Jumlah sel darah merah meupun sel darah putih naik dalam darah bekam pada semua kasus

• Jumlah sel darah merah dan sel darah putih turun pada 78,47% kasus

• Jumlah asam urat darah turun pada 66,66% kasus
• Jumlah asam urat darah turun pada 83,68% kasus
• Jumlah asam urat darah turun pada 50,7% kasus
• Jumalh asam urat darah turun pada 80% kasus

• Enzim hati SGPT turun pada 80% kasus, dimana SGPT menunjukkan aktivitas liver.
• Enzim SGOT turun pada 80% kasus, ini menunjukkan perbaikan yang terlihat pada irama jantung.
• Enzim hati turun pada 62,85% kasus

• Kadar enzim Amilase darah turun dalam 54,9% kasus

Ket : Amilase adalah enzim cerna yang memecahkan zat pati (Amilum) menjadi molekul-molekul karbohidrat yang lebih kecil sehingga dapat diserap. Sel yang mempunyai aktivitas amylase dan bermakna secara fisiologis dan diagnosis adalah kelenjar ludah dan pancreas. Amilase dalam serum meningkat pada radang pancreas (Pankreatitis Akut), Pseudokista dalam pancreas, pemberian morfin, karsinoma pancreas, gondongan (parotitis), dll.

• Kadar Albumin dalam darah turun dalam 100% kasus sampai pada batas normal.

• Kadar kolesterol dalam darah turun dalam 81,9% kasus.
• Kadar kolesterol dalam darah turun pada 75% kasus
• Kadar lemak Trigliserida turun dalam 75% kasus

• Ion-ion K dan Na kembali pada kadar normalnya dalam 90% kasus

Ket : Kalium (K) mempengaruhi beberapa organ tubuh utama, termasuk jantung.Tingkat kalium dapat meningkat akibat gagal ginjal, dan dapat tidak normal akibat muntah atau diare.

Natrium (Na) menunjukkan keseimbangan gula dan air. Natrium juga menunjukkan baik-buruknya kerja ginjal dan kelenjar adrenal kita. Umumnya, tingkat natrium yang tidak normal dalam darah menunjukkan volume darah yang terlalu rendah (akibat dehidrasi) atau terlalu tinggi. Keadaan ini juga bisa terjadi jika jantung tidak memompa darah sebagaimana mestinya.

• Ion-ion Ca kembali normal dalam 90% kasus
Ket : Kalsium (Ca), adalah bagian utama dari tulang dan gigi. Kalsium juga dibutuhkan agar saraf dan otot bekerja dengan baik, serta untuk reaksi kimia dalam sel. Tubuh kita mengatur jumlah kalsium dalam darah. Namun tingkat protein dalam darah dapat mempengaruhi hasil tes kalsium (lihat albumin di bawah).

• Seluruh sel darah merah dalam darah bekam dari daerah tengkuk (Titik Kaahil) berbentuk aneh : Hypochromasia, Burr, Target, Crenated, Spherocytes, Poicilocytes, Shistocytes, Teardropcelles, Acanthocytes.

Ket : Burr cells (Acanthocyte) ; eritrosit yang berduri-duri pada permukaannya, terdapat pada DIC, kelainan metabolisme lemak, sirosis hati alcohol, uremia, MAHA (microangiophatic hemolytic anemia).

Sel target ; Leptosit adalah eritrosit yang lebih tipis dari normal dan bagian tengahnya menebal, sehingga setelah dicat dengan pewarna akan tampak dari atas seperti papan target penahan (sel target); terdapat pada Hb C, thalassemia dan Anemia Defisiensi Besi.

Spherocytes ; eritrosit yang lebih bulat sehingga tampak tercat lebih kuat, terdapat pada sferositosis (Anemia sferositik), pada sindrom thalassemia. Sferosit sering berukuran lebih kecil dari normal (mikrosferosit), tedapat pada autoimmune hemolytic anemia (AIHA) tipe hangat (warm), hemolytic disease of the newborn (HDN) karena inkompatibilitas ABO.

• Bentuk eritrosit dalam darah bekam semuanya tidak normal

• Jumlah sel darah putih di darah bekam hanya 10% dari jumlah sel-sel darah putih yang ada di pembuluh darah, ini menunjukkan bahwa bekam tetap menjaga unsur-unsur kekebalan (imunitas) tubuh.

• Kenaikan kadar besi dalam darah pada batas normal pada 66 % kasus

Ket : Kadar besi dalam serum yang rendah terjadi pada kasus defisiensi akibat perdarahan menahun, melahirkan, sindrom nefrotik, infeksi menahun, metastasis kanker, dan intake makanan yang kurang. Sedangkan kadar besi meningkat karena hemokhromatosis, hemosiderosis, anemia hemolitik, thalasemia, intoksikasi timbal, hepatitis akut, dll.

• Faktor IV, yaitu kalsium yang berperan dalam pembekuan darah sangat tinggi, berkisar antara 411-1057, sementara di dalam pembuluh darah berkisar antara 250-400. Ini menunjukkan bahwa adanya sesuatu yang otomatis mencegah keluarnya besi dari celah-celah bekam dan mempertahankannya di dalam tubuh agar berperan dalam pembentukan sel-sel baru, dan hal ini dibarengi dengan meningkatnya aktivitas proses penyerapan besi dari usus.

Ket : Faktor IV atau ion kalsium, diperlukan untuk aktivasi factor IX, untuk membantu aktivasi factor X oleh kompleks IXa-VIII-fosfolifid, membantu perubahan protrombin menjadi thrombin oleh factor Xa dan untuk polimerisasi monomer fibrin. Untuk pembekuan, baik in vivo maupun in vitro, sedikitnya diperlukan kalsium sebanyak 2,5 mg/dl.

• CPK (Creatine Phosphokinase) turun dalam 66,66% kasus dan menjadi normal dalam 92,4% kasus

Ket : CPK atau kreatinekinase mengkatalisis pertukaran fosfat secara reversible antara kreatin dan ATP (Adenosinetrifosfat), ia berperan penting dalam menyimpan dan melepaskan energy dalam sel terutama dalam otot bergaris, otot jantung dan dalam jumlah kecil dalam otak. Kadar CPK dalam serum darah meningkat signifikan setelah terjadi kerusakan otot, seperti pada kasus Dsytrophia muscularis Duchenne, Polimiositis, Infark Miokard, dll.

• LDH (Laktat dehidrogenase) menjadi normal pada 93,75 % kasus.

Ket : Banyak jaringan mengandung LDH yang berfungsi mengkatalisis perubahan reversible laktat ke piruvat. Kadar LDH meningkat signifikan pada Anemia megaloblastik, Metastasis Karsinoma khususnya ke hati, Syok dan Hipoksia, Hepatitis, Infark Ginjal, Infark Miokard, dll.

Hasil-hasil penelitian diatas sungguh mencengangkan, mencerminkan banyak kondisi kesembuhan yang luar biasa. Semua itu merupakan bukti keagunan ilmu Nabi dan mukjizat besar yang dibawa oleh “guru pertama”, Rosulullah Muhammad Shallaahu ‘alaihi wasallam, yang kemudian disampaikan kepada kita oleh ilmuwan besar Arab, Muhammad Amin Syaikhu.

(Ditulis untuk http://kaahil.wordpress.com dengan sedikit tambahan keterangan dari dr.Abu Hana untuk memperjelas hasil laboratorium)

Sumber : Aiman bin ‘Abdul Fattah, KEAJAIBAN THIBBUN NABAWI : Bukti Ilmiah dan Rahasia
Kesembuhan dalam Pengobatan Nabawi ( Judul Asli : Asy-Syifa’ min Wahyi Khotami ‘l-Anbiya),
Penerbit Daaru ‘sh-Shohifah

Minggu, 29 Mei 2011

KEAJAIBAN BUNGA


TERNYATA, dari penelitian ilmiah, mandi bunga itu dapat membersihkan cakra sebagai pusat energi manusia yang pada proses selanjutnya dapat menguatkan medan aura. Maka, pengantin yang dalam kesehariannya nampak ”biasa-biasa” saja, setelah mandi bunga, memiliki daya magnet tersendiri yang membuat siapa pun yang memandangnya merasa lebih terpesona karena ”kerja” dari auranya yang sudah dibersihkan.

Proses penguatan dan pembersihan aura itu, berawal dari meningkatnya kebugaran fisik dan psikisnya yang salah satunya didapatkan melalui mandi bunga. Bahkan, selain energi bunga, bau (harum) bunga-bunga tertentu itu, juga dapat mempengaruhi pusat saraf manusia untuk beraktivitas yang serba positif.

Dari berbagai literatur kitab-kitab klasik, manfaat bunga banyak kita temukan. Dan Jalaluddin Abdurrahman As-Suyuthi pun banyak mengupas tentang manfaat bunga mawar yang disebut sebagai raja bunga, melati sebagai penenang, teratai, pacar atau inai, dan sebagainya. Dan yang membongkar total misteri di balik bunga itu, justru orang yang tidak pernah menjalani laku tirakat, yaitu, seorang dokter asal Inggris, Edward Bach pada tahun 1930.

Aromaterapi

Selain energinya, bunga juga memiliki bau yang khas. Penelitian yang dilakukan beberapa dokter jiwa di Inggris, setiap berkumpul 100 holligan, maka di situ muncul bau khas, yang pada dasarnya bau itu tidak dapat dicium, namun hakikatnya ada. Yaitu, bau yang merangsang saraf massa untuk berprilaku brutal.

Yang menjadi pertanyaan, jika Tuhan menciptakan bau yang merangsang orang menjadi beringas, tentu Tuhan pun menciptakan bau khas yang lain sebagai penyeimbang dalam kehidupan. Artinya, ketika ada yang negatif, tentu ada yang positif. Diyakini sepenuhnya bau yang positif itu dapat diperoleh dari bau (harum) bunga-bungaan, dan dari sini pula kemudian muncul apa yang disebut Aromaterapi. Yakni, penyembuhan dengan memanfaatkan bau bunga-bungaan tertentu.

Sebelum tahun 1350 M Jalaluddin Abdurrahman As-Suyuthi sudah mengupas tentang manfaat berbagai bunga. Misalnya, bunga mawar yang olehnya disebut sebagai bunga yang bermanfaat untuk memperkuat perut serta membantu pencernaan, dan sebagainya.

Nenek moyang kita meyakini bau khas bunga-bungaan yang pada umumnya wangi jika tercium, atau bentuknya yang indah jika dilihat, maka secara alami hal itu mendatangkan rasa nyaman dalam perasaan. Orang moderen menyebut proses ini dengan istilah rileksasi. Yaitu, mengendorkan trauma emosional sebagai penyebab utama datangnya penyakit.

Menurut para peneliti, ada lima langkah sederhana mencapai kesehatan secara menyeluruh. Yaitu:

- Melepaskan hambatan atau blocking energi yang disebabkan oleh ketidakharmonisan emosional dan spiritual.

- Melawan vibrasi beracun disebabkan oleh kehidupan modern.

- Menstabilkan emosi, hal ini memungkinkan tubuh untuk membereskan problem fisik yang terkait dengan hal tersebut.

- Membantu asimilasi gizi dalam tubuh.

- Mendukung kemampuan alami penyembuhan yang dimiliki tubuh hingga tingkat yang sangat mendalam.

Trauma emosional salah satu problem yang paling mengganggu dalam kehidupan kita. Misalnya, orang yang merasa hidupnya bahagia dan dapat mengisi waktu-waktunya untuk hal-hal yang bermanfaat serta menyenangkan hatinya, pada umumnya jarang sakit.

Sebaliknya, orang yang merasa hidupnya kurang bahagia (sial) dan waktu-waktunya dihabiskan untuk hal-hal yang bertentangan dengan apa yang disukainya, maka ia menjadi mudah sakit akibat faktor kejiwaan (psikis).

Hanya mengandalkan vitamin saja, umpamanya, kesehatan yang hakiki tidak mungkin dapat diraih. Mengapa? Adanya blocking energi akibat hal-hal yang psikis itu, seseorang mudah terganggu pencernaannya, dan ini pun akan menguras gizi yang ada dalam tubuh kita.

Mandi Bunga

Tetapi energi, semisal dengan vibrasi energi bunga, bekerja untuk menstabilkan medan energi, maka sistem pencernaan pun berfungsi dengan baik. Sehingga tubuh memiliki kemampuan melakukan asimilasi gizi. sementara metode untuk memanfaatkan energi bunga yaitu, mandi bunga, dan cara modern tidak harus tujuh rupa serta tidak harus pada tengah malam. Karena jika fisik kurang fit, malah masuk angin atau kambuh rematiknya.

Manfaat mandi bunga dengan mudah dirasakan ketika seseorang dalam kondisi sedang gelisah, tegang atau stres. Karena itu, orang-orang tradisional mengobati orang yang jiwanya sedang terganggu dengan cara dimandikan air bunga, bahkan termasuk orang yang telat umur belum juga menikah pun disarankan agar sering mandi bunga tujuh.

Bagaimana memanfaatkan bunga? Ada berbagai cara menggunakan bunga sebagai obat. Yaitu, sebagai obat oral (dimasukkan/dimakan) dan sebagai obat luar. Namun ada cara yang mudah dan dapat dilakukan oleh siapa pun. Cara termudah memanfaatkan bunga untuk diambil energinya, adalah dengan cara yang sudah dikenal oleh nenek moyang kita berabad-abad silam. Yakni mandi bunga.

Menurut para pakar, memanfaatkan energi bunga yang benar adalah:

- Masukkan berbagai bunga yang sedang mekar penuh, yang memiliki energi positif (semisal: mawar, melati, kenanga, dll) ke dalam wadah (ember, dll) berisi air putih (bersih). Lebih sempurna jika wadah itu terbuat dari kristal, karena bahan ini memiliki daya serap lebih tinggi sehingga meningkatkan kekuatan vibrasi.

- Jemur pada sinar matahari minimal 3 jam. Lebih lama lebih baik. Sinar matahari membantu melepaskan energi bunga ke dalam air. Ketika bunga-bunga itu sudah layu, maka energi bunganya sudah menyatu dengan air dan siap digunakan untuk mandi.

- Dalam proses menjemur bunga dalam air pada panas matahari, sebaiknya dilakukan sendiri. Usahakan orang lain tidak ikut membantu atau menyentuhnya. Ini berkaitan dengan kemungkinan terjadinya proses pemindahan energi bunga.

- Setelah dianggap cukup waktu, diamkan sejenak, atau gunakan air bunga itu untuk mandi setelah airnya dingin. Dan air bunga itu dapat digunakan sebagai obat. Sedangkan untuk mempertahankan energinya, pindahkan air itu ke dalam botol kedap cahaya dan menjauhkannya dari cahaya matahari secara langsung. Untuk mempertahankan energi, dapat menyampur air itu dengan alkohol, atau beberapa tetes Brendy sebelum disimpan.

Cara mengambil energi bunga yang paling sederhana ini sering digunakan untuk tujuan rileksasi. Bahkan pada kalangan tertentu cara ini digunakan untuk terapi dari gangguan kejiwaan (depresi, stres, dll).

Dari pengamatan Dr Bach, setelah mengamati banyak manusia, ia menyimpulkan sikap mental, seperti ketakutan, kecemasan, tidak percaya diri dan rasa ingin memiliki itu sama artinya dengan menyiapkan dirinya menghadapi serangan penyakit.

Sebaliknya, jika pola pikir orang itu menjadi positif, melalui penggunaan terapi bunga atau terapi energi lainnya, maka penyakit akan pergi karena tidak dapat bertahan lebih lama lagi.

Dr Bach menyadari kerusakan yang ditimbulkan oleh penyakit, ada kemungkinan sulit diperbaiki lagi, tetapi ia meyakini banyak penyakit dapat dihindarkan dengan mengubah sikap mental. Jadi, obat-obatan versi Bach (dengan energi bunga) juga dimanfaatkan untuk mencegah penyakit sekaligus mengurangi pengaruh dari situasi dan kondisi yang tidak dapat dihindarkan.

Sebagai Obat

Dalam hal memanfaatkan energi bunga sebagai obat, ada yang menggunakan cara mengumpulkan embun pagi (yang masih hangat) dari bunga-bungaan tertentu. Atau menempatkan bermacam-macam bunga dalam suatu wadah lalu dilayukan pada panas matahari terlebih dahulu.

Untuk pengobatan dari penyakit yang disebabkan oleh pola hidup yang salah, harus dicari sikap hidup yang paling menonjol pada diri pasien. Pada umumnya, terdapat lebih dari satu sikap yang menonjol sehingga digunakan lebih dari satu jenis bunga yang disesuaikan dengan penyakit yang dialami. Sebagian besar penyakit yang terjadi, menurut falsafah Timur, penyebabnya adalah adanya gangguan pada mental, emosional dan spiritual. Artinya, ketika seseorang sudah mulai rileks, maka sakitnya pun mulai berkurang, atau bahkan sembuh.

Pemanfaatan energi bunga ini, oleh pakar aura sudah diteliti kebenarannya. Terbukti, setelah memanfaatkan energi bunga dalam bentuk tablet/pil, atau dengan cara mandi bunga secara konvensional, foto aura menunjukkan perubahan yang lebih positif. Dari sisi mental, emosional maupun spiritual, cakra lebih aktif, aura pun lebih terang dan kuat.

Berbagai penyakit yang terjadi pada diri seseorang, penyebab terbesarnya adalah faktor kejiwaan. Artinya, ketika jiwa seseorang sedang dalam problem, maka fisiknya pun terbawa sakit. Namun demikian, tidak setiap penyakit itu timbul dari faktor kejiwaan (psikis). Dalam kitab klasik ”At-Thibbun Nabawi” dijelaskan penyakit disebabkan oleh gangguan cuaca, salah makan (racun), luka, gangguan makhluk halus dan faktor kejiwaan. Dalam penelitian para ahli, dari lima penyebab itu, faktor kejiwaanlah yang paling mendominasi.

Sabtu, 14 Mei 2011

Berkenalan dengan Malaikat


Malaikat adalah salah satu makhluk ciptaan Allah SWT yang wajib kita imani dalam rukun iman. Mengimani malaikat merupakan syarat sahnya iman dan membenci malaikat adalah kufur. Dan mengada-adakan malaikat adalah perbuatan orang kafir, seperti sekarang ini kita melihat di TV dan film-film barat, malaikat diwujudkan memiliki sayap seperti burung dan ada lingkaran dikepalanya. Ini bukanlah malaikat karena tidak ada manusia biasa bisa melihat malaikat kecuali para Nabi.

Pun didalam Al-Qur’an dan Hadist Nabi, malaikat disebutkan memiliki bentuk yang tidak dapat dijangkau akal dan pikiran manusia yang bagaikan setetes air lautan (hanya Allah SWT Yang Maha Mengetahui).

Jika ada yang bertanya : “Bagaimana anda beriman kepada Malaikat?"". Maka jawablah : “Bahwasanya malaikat itu banyak sekali dan bermacam-macam tingkat dan pekerjaan serta bentuknya dan hanya Allah SWT Yang Maha Mengetahui”. Diantara para malaikat itu adalah :

  1. Malaikat Hamalatul ‘Arsyi

Malaikat Hamalatul ‘Arsyi adalah para malaikat pemikul ‘Arsy. Mereka ini tingkatan malaikat tertinggi dan pertama diciptakan. Mereka di dunia ada 4 dan di hari kiamat kelak ada 8. Bentuknya seperti kambing, antara tapak kaki sampai lututnya dapat ditempuh perjalanan tujuh puluh tahun bagai burung yang cepat terbangnya.

2. Malaikat Haaffun

Malaikat Haaffun yaitu malaikat yang mengelilingi Arsy. Wahab bin Munabbih berkata : “Bahwasanya disekitar Arsy itu ada 70.000 barisan malaikat. Satu baris dibelakang barisan itu berhadapan. Mereka membaca tahlil dan yang lain membaca takbir.

Dibelakang 70.000 barisan malaikat yang berdiri, ada 100.000 barisan malaikat yang meletakkan tangan kanannya pada tangan kirinya dengan membaca tasbih. Antara satu sayap jaraknya perjalanan 800 tahun. Antara daun telinga dengan pundaknya jaraknya perjalanan 400 tahun”.

3. Malaikat Ruhaniyun

Malaikat Ruhaniyun yaitu malaikat bangsa ruhani, mereka berada di bumi putih seperti marmer, luasnya seluas perjalanan matahari 40 hari, panjangnya tidak ada yang mengetahui kecuali Allah. Suara mereka sangat ramai dengan bacaan tasbih dan tahlil. Andai kata suara mereka dibuka dan diperdengarkan kepada penduduk bumi maka mereka sungguh hancur karena kerasnya suara itu.

4. Malaikat Karabiyyun

Malaikat Karabiyyun adalah kepala-kepalanya (komandan) para malaikat yang berada di sekitar ‘Arsy.

5. Malaikat Safarah

Malaikat Safarah yaitu para malaikat yang menjadi penghubung antara Allah dengan para Nabi dan orang-orang saleh. Mereka inilah yang menyampaikan perintah-perintah Allah melalui wahyu, ilham, dan mimpi yang baik kepada para Nabi dan orang-orang saleh. Mereka juga sebagai penghubung antara Allah dengan para makhluk-Nya, mendatangkan bukti ciptaan Allah. Malaikat Safarah ini ada 4 yaitu Malaikat Jibril, Mikail, Israfil, dan Izrail.

6. Malaikat Hafadhah

Malaikat Hafadhah termasuk malaikat penjaga manusia. Muhammad Al Khalili berkata : “Diriwayatkan, bahwa sahabat Ustman bin Affan r.a bertanya kepada Nabi SAW : “Berapakah malaikat yang menjaga manusia?”. Nabi bersabda : “Ada dua puluh malaikat””.

7. Malaikat Katabah

Malaikat Katabah adalah para malaikat yang memindahkan ketetapan-ketetapan dari Lauhil Mahfudh.

Iman kepada malaikat adalah wajib, tapi tidak boleh kita pikirkan fisik dan bentuknya karena semuanya adalah rahasia Allah. Apa yang saya tulis diatas bukan untuk kita pikirkan dan tidak boleh terbersit dalam hati karena hanya Allah SWT Maha Mengetahui. Tapi mempercayai dan meyakini adanya malaikat itu yang terpenting.

“Semuanya beriman kepada Allah, malaikat-malaikatNya, kitab-kitabNya, dan Rasul-rasulNya” (QS. Al Baqarah:285)

Sumber : (Menyingkap 110 Misteri Alam Kubur, Salim Hadad)